Logo TIBS
TARUNA INSANI Boarding School
Berita Taruna Insani

Alumni Taruna Insani: Fatiya Zahida, Menemukan Panggilan Hidup sebagai Pendidik Al-Qur'an

| Oleh: Tim Media Center Taruna Insani
Alumni Taruna Insani: Fatiya Zahida, Menemukan Panggilan Hidup sebagai Pendidik Al-Qur'an

Perjalanan setiap alumni memiliki kisah unik yang membentuk langkah hidupnya. Bagi Fatiya Zahida, S.Sos, alumni angkatan pertama Taruna Insani Boarding School tahun 2021, perjalanan tersebut membawanya merantau ke Pulau Sumatera, menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, hingga akhirnya menemukan panggilan hidup sebagai seorang pendidik Al-Qur'an.


Fatiya menempuh pendidikan di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam dan berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2025. Saat ini, ia berkiprah sebagai Trainer/Guru Qur'an di UMMI Daerah Jakarta Barat, sebuah peran yang sejalan dengan pengalaman dan kecintaannya terhadap dunia pendidikan Al-Qur'an yang telah tumbuh sejak masa kuliah.


Setelah lulus dari Taruna Insani, Fatiya memulai kehidupan sebagai mahasiswa rantau di Lampung. Selama masa perkuliahan, ia aktif menjalani berbagai kegiatan, mulai dari belajar, berorganisasi, hingga bekerja sambil kuliah.


“Selama berkuliah, saya menjalani kehidupan sebagaimana mahasiswa lainnya, belajar, berorganisasi, sesekali bermain, dan bekerja.”


Pengalaman berharga diperolehnya saat menjadi musyrifah di Rumah Qur'an Mahasiswa (RQM) Kibar Indonesia serta menjadi guru Qur'an dalam berbagai program halaqah liburan yang diselenggarakan oleh Yayasan Daarul Hikmah Rajabasa. Dari pengalaman tersebut, tumbuh kecintaan yang semakin besar terhadap dunia pendidikan dan pembinaan Al-Qur'an.


Selain aktif dalam kegiatan pendidikan, Fatiya juga menunjukkan kiprah yang baik dalam organisasi kemahasiswaan. Ia aktif di Bahana Swarantika Choir tingkat universitas dan dipercaya sebagai wakil ketua organisasi tersebut. Bersama timnya, ia berhasil meraih Juara 3 Lomba Vokal Grup pada PEKSIMIDA tingkat Provinsi Lampung. Ia juga mendapat kesempatan menjadi delegasi KKN Kolaborasi 2025 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.


Di tengah padatnya aktivitas organisasi, kegiatan asrama, magang, dan perkuliahan, Fatiya tetap mampu menyelesaikan studi dengan hasil yang membanggakan. Bahkan, tugas akhirnya berhasil dipublikasikan dalam jurnal ilmiah terindeks SINTA 3 dan SINTA 4, sebuah pencapaian yang menunjukkan dedikasi dan kesungguhannya dalam dunia akademik.


Bekal dari Taruna Insani

Menurut Fatiya, ada banyak nilai yang terbentuk selama menempuh pendidikan di Taruna Insani dan masih terus ia terapkan hingga saat ini.


“Banyak hal atau nilai yang mungkin secara tidak sadar terbangun sejak berada di Taruna Insani, tetapi yang paling dasar adalah kemandirian serta keberanian dalam menghadapi dan menjalani hidup.”


Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting ketika harus hidup jauh dari keluarga, menghadapi berbagai tantangan selama perkuliahan, hingga menjalani dunia profesional saat ini.


Pesan untuk Adik-Adik Santri

Kepada adik-adik santri Taruna Insani, Fatiya berpesan agar tidak takut untuk memulai hal-hal baru dan terus mengembangkan potensi diri sejak dini.


“Teruslah bertumbuh, pupuk segalanya sejak awal. Jangan takut memulai hal-hal yang tidak pernah kalian bayangkan sebelumnya, sebab apa pun yang kita jalani ke depannya sering kali tidak pernah ada dalam bayangan kita. Menghafal dengan hati, bukan dengan gengsi. Terus semangat dan jangan lupa bahagia.”


Harapan untuk Taruna Insani

Sebagai alumni angkatan pertama, Fatiya juga memiliki harapan besar terhadap perkembangan Taruna Insani Boarding School di masa depan.


“Harapannya, Taruna Insani terus bertahan dan dapat melambung tinggi. Menjadi sekolah pilihan dan unggul, baik dalam bidang akademik maupun agama.”


Perjalanan Fatiya Zahida menunjukkan bahwa setiap pengalaman, sekecil apa pun, dapat menjadi jalan menuju tujuan yang lebih besar. Dari kehidupan santri, mahasiswa rantau, aktivis organisasi, hingga menjadi pendidik Al-Qur'an, semua proses tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang menguatkan karakter dan memperluas manfaat bagi sesama.


Semoga kisah inspiratif ini dapat memotivasi para santri Taruna Insani Boarding School untuk terus belajar, bertumbuh, dan berani melangkah menuju masa depan terbaik mereka.

```
Bagikan: